Selamat Datang di Official Website MI Muhammadiyah 2 Badas - Kediri - Jawa Timur

Tayang Perdana Di Kediri, MIM 2 Badas Sukses Gelar Nobar Film Jejak Langkah 2 Ulama


Ratusan pengunjung siang itu tampak berjubel antri diserambi lantai 2 gedung HW MIM 2 Badas. Diantara mereka tampak sedang mengisi daftar hadir serta menunjukkan tiket yang telah dibeli sebelumnya. Selanjutnya dengan tertib satu per satu antrian tersebut memasuki tempat yang telah disiapkan. Rupanya tengah digelar acara nonton bareng film jejak langkah 2 ulama yang ditayangkan perdana di Kabupaten Kediri dengan mengambil tempat di MIM 2 Badas, selasa(24/02/2020).

Film yang diproduksi oleh lembaga seni budaya dan olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah bekerjasama dengan Pesantren Tebuireng jombang ini menyedot perhatian masyarakat. Banyak tempat pemutaran yang telah dijadwal secara bergantian. Karena film ini tidak ditayangkan dibioskop, maka film ini diputar secara berkeliling dari satu tempat ke tempat berikutnya. 

Sedangkan untuk lokasi pemutaran di MI Muhammadiyah 2 Badas sendiri memang telah dilakukan pemesanan semenjak awal bulan januari 2020 kemarin. Dalam kurun waktu sekitar dua minggu, MIM 2 Badas mampu menjual ratusan tiket diwilayah kecamatan badas, pare, kandangan, dan sekitarnya. Bahkan ada pula peserta terjauh berasal dari mojoagung yaitu MIM 5, MIM 6, dan MIM 9 Jombang merupakan tamu istimewa yang sengaja hadir untuk ikut nobar film tersebut.

Melihat antusiasme panonton yang begitu tinggi, Kepala MI Muhammadiyah 2 badas Luky Fajarianto mengapresiasi baik terhadap pelaksanaan acara ini. Ia berharap dengan kegiatan ini mampu menjadi media silaturrohmi antara MIM 2 Badas dengan lembaga - lembaga pendidikan lainnya serta menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi siswa MIM 2 badas dalam memahami sejarah perkembangan islam di indonesia. " Semoga anak - anak mampu memetik hikmah dan manfaat dari film ini, betapa berat dan tulus nya perjuangan ulama - ulama terdahulu dalam meegakkan Agama Allah. " tutur luky 

Sementara itu Muhammad Syafii Ketua Cabang Muhammadiyah Badas menanggapi positif terkait acara ini." Film jejak langkah dua ulama merupakan film yang sangat bagus dan wajib untuk ditonton seluruh lapisan masyarakat terutama dari ormas islam agar paham dan mengerti sejarah berdirinya organisasi islam terbesar di Indonesia yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama." kata beliau

Pemutaran film ini berlangsung 2,5 jam, dimulai pukul 14.30 wib sampai dengan 17.00 wib. Menceritakan kegigihan perjuangan sosok KH. Ahmad Dahlan dan K.H Hasyim Asy'ari. Dimana kedua tokoh tersebut merupakan saudara seperguruan dibeberapa kyai di tanah jawa. HIngga akhirnya keduanya berpisah, Ahmad Dahlan menetap di Jogjakarta dan mendirikan Muhammadiyah , sedangkan Hasyim Asy'ari menetap di Jombang dan mendirikan Nahdlatul Ulama.

Pentas Kreasi Seni, Bazar Kuliner, & Tabligh Akbar menjadi Puncak Kegiatan MIlad Ke - 61 MIM 2 Badas


Sekitar serubuan mata tertuju pada panggung berukuran 6 x 6 meter yang berdiri tegak ditengah halaman madrasah. Dengan warna khas merah, putih, dan kuning keemasan panggung ini silih berganti menyuguhkan tampilan kreasi seni murid MI Muhammadiyah 2 Badas. Rupa - rupanya tengah dihelat acara besar puncak peringatan milad ke 61 MIM 2 Badas yang diisi pentas seni dan Bazar Ikatan Walimurid (IKWAM) MIM 2 Badas.Sabtu(8/02/2020).

Dalam acara ini setiap kelas dan kelompok ekstrakurikuler diwajibkan menyuguhkan sebuah tampilan seni. Dari tiga belas kelas dan tiga kelompok ektrakurikuler menampilkan penampilan terbaik mereka. Ada yang menampilan tarian tradisional ,modern dance, menyanyi, drama , beladiri, marching band, dan sebuah tampilan wayang kulit. sementara kelompok ekstrakurikuler kaligrafi dan robotika memilih untuk membuka stand pameran lukisan, kaligrafi, dan robotika di stand pameran madrasah.

Selain kegiatan pentas seni, puncak milad mim2badas juga dimeriahkan dengan bazar kuliner yang diisi oleh walimurid MIM 2 Badas. Berbagai olahan kuliner tradisional dan modern terpajang rapi diatas meja stand bazar ikwam. Ditambah dengan hiasan dekorasi stand yang menarik, membuat pengunjung betah berlama - lama sambil menikmati hidangan bazar sekaligus menonton tampilan seni anak - anak. 

Milad ke - 61 tahun MIM 2 Badas ini diselenggarakan selama tiga hari yaitu mulai tanggal 6 hingga 8 Februari 2020. Dengan rangkaian acara outbond competition 4, nonton bareng film jembatan pensil, pentas seni, bazar ikwam, dan tabligh akbar yang diisi oleh Ustadz.Muhammad In'am dari Kota Gresik. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara mulai pembukaan di hari kamis hingga ditutup pada sabtu mala bisa berjalan lancar dan sukses. 

Tema Milad tahun ini adalah menjadi madrasah inovatif, hebat dan bermartabat di era 4.0. Maksud dari tema tersebut adalah sebuah goal vision madrasah untuk lebih mengaktualisasikan dirinya menjadi sebuh madrasah inovatif dikabupaten kediri. Bergabagi inovasi dibidang Manajemen, Kurikulum, Sarana Prasarana, SDM dan lain sebagainya telah dilakukan. Sedangkan makna hebat dan bermartabat menunjukkan bahwa madrasah ini semakin dikenal eksistensinya dimasyarakat era digital sekarang ini.

Kepala MIM 2 Badas Luky Fajarianto menyampaikan ucapan terimakasih tak terhingga kepada seluru panitia yang telah mempersiapkan dengan maksimal. Walimurid yang turur memberikan semangat, bantuan berupa moril dan materiil serta pihak sponsor kegiatan. Selain itu ia juga mengapresiasi kinerja kstv yang telah membantu dokumentasi kegiatan milad dari awal hingga terakhir. " Terimakasih sebesarnya kepada panitia, sponsor, dan walimurid mim2badas yang telah sukses mengadakan acara, semoga kedepan MIM 2 Badas mampu mewujudkan goal vision sesuai dengan tema tahun ini, " tutur Luky

Sementara itu menurut salah satu walimurid kelas Ahmad Dahlan  Retno Setyowati memberikan komentar posisitifnya terhadap pelaksanaan puncak milad. " Menurut saya pelaksanaan milad mim2badas tahun ini sudah bagus dan meriah, anak -anak bisa tampil dengan maksimal dan kreatif sekali tampilan yang disuguhkan. " kata retno

Sulastri walimurid dari kelas Gatot Mangkupraja menyampaikan apresiasi posotif untuk acara milad mim2badas. " Penampilan anak - anak pentas seni sangat menarik, anak - anak antusias sekali menampilkan kreasi seni kelasnya sehingga penonton didepan panggung senang dan semangat menontonnya. " kata sulastri 

Guna mengabadikan dan mengapresiasi jerih payah anak - anak, panitia, dan seluruh walimurid serta sponsor. Panitia milad yang diketuai oleh Layli Mubarokatin Ma'ani telah menyiapkan media patner dari kstv dan mimda tv. " Alhamdulillah acara milad kita tahun ini diliput langsung oleh kstv dan mimdatv nantinya akan disiarkan ulang sehingga kita bisa menonton dari televisi dirumah masing - masing. " kata layli







Gahar Kdi dan Ratusan Peserta OC4 Meriahkan Grand Opening Milad Ke-61 MIM 2 Badas

Ratusan peserta dari wilayah kabupaten kediri bagian utara padati halaman MI Muhammadiyah 2 Badas. Mereka berasal dari berbagai TK dan RA di kabupaten kediri. Pagi itu para peserta tengah mengikuti kegiatan outbond competition ( OC) 4yang diselenggarakan oleh MIM 2 Badas. Bertujuan untuk menjalin siolaturrohim dan mencetak prestasi adik - adik TK/RA, OC 4 menjadi kegiatan pembuka dalam rangkaian kegiatan  MIlad MIM 2 Badas ke-61.Kamis(6/02/2020).

OC4 yang diikuti sekitar ratusan peserta tersebut merupakan kompetisi bergengsi yang jarang ada dikabupaten kediri. Terdiri dari empat macam lomba diantaranya menyanyi, menari, futsal, dan tangkap ikan menjadikan OC4 ini makin diminati banyak peserta dari 6 kecamatan dikabupaten kediri. Peserta terjauh berasal dari kecamatan purwoasri dan kandangan.

Kepala MI Muhammadiyah 2 Badas Luky Fajarianto menuturkan kegiatan semacam ini sudah kali keempat diselenggarakan di MIM 2 Badas. Tahun ini merupakan yang spesial, karena pesertanya cukup banyak dan berasal dari berbagai kecamatan dikabupaten kediri wilayah utara serta dihadiri pula oleh salah satu penyanyi kondang di kabupaten kediri. " Alhamdulillah, OC4 berbeda dengan OC sebelumnya, karena di oc4 ini kita dihadiri oleh mas Gahar Kdi yang akan menjadi salah satu juri serta diliput oleh media patner kita kstv. " tutur luky 

Pengawas madrasah kecamatan badas Mahfud Sunaryo mengapresiasi baik dan bangga kepada MIM 2 Badas yang merupakan satu - satunya madrasah inovatif di kabupaten kediri. " Brand Madrasah inovatif yang melekat,  tak sekedar nama saja namun benar - benar dibuktikan dengan banyaknya inovasi dan kreatifitas yang dimunculkan di madrasah ini salah satunya acara kompetisi semacam ini. " tutur beliau saat membuka acara OC4.

Sementara itu Layli Mubarokatin Ma'ani ketua panitia milad mim2badas mengatakan rangkaian kegiatan milad mim2badas dilaksanakan selama tiga hari kedepan. Dimulai dari hari ini dengan diselenggarakannya OC4, hari jum'at dengan agenda nobar film jembatan pensil, dan puncaknya dihari sabtu ada kegiatan pentas seni,bazar ikwam, serta Tabligh Akbar. 

Penyanyi kondang di kabupaten kediri Gahar Kdi mengucapkan apresiasi jempol kepada jajaran guru dan karyawan MIM2 Badas. Kagum dan bangga menjadi perasaan yang dialaminya ketika melangkahkah kaki di mim2badas. Bangga karena sekolah swasta seperti mim2badas ini mampu mengadakan acara besar dan mantab." Senang sekali saya diundanga diacara ini, mim 2 badas memang madrasah terbaik di kabupaten kediri. " kata gahar 






Ingin Sukses PPDB, PD IGABA Kab.Kediri Gelar Seminar Strategi dan Marketing Lembaga


Sebanyak 180 Guru TK Aiyiyah se kabupaten kediri ikuti kegiatan seminar di aula MIM 2 Badas. Seminar ini diselenggarakan oleh pimpinan daerah ikatan guru aisyiyah bustanul athfal (IGABA) kabupaten kediri. Kegiatan yang berlangsung selama lima jam tersebut digelar sebagai upaya  meningkatkan kompetensi Guru dan Kepala TK Aisyiyah dalam bidang marketing lembaganya, Sabtu (18/01/2020)

Ketua PDA kabupaten kediri dr.Kristin Muslimah saat membuka acara ini menyampaikan rasa harunya berjumpa dengan guru-guru TK Aisyiyah. Menurutnya, gaji guru TK aisyiyah masih banyak yang kurang dari layak, namun berkat keikhlasannya dalam berjuang dan mengabdi Allah SWT membalas dengan rizky dari arah lain. " Alhamdulillah, meski gaji masih 200 atau 300 tapi ibu guru TK motornya banyak yang baru, ini salah satu bentuk balasan Allah bagi ibu guru atas keikhlasan dan perjuangannya. " tutur beliau. 


Narasumber dalam seminar ini adalah Dr.Mulyana,AZ,M.Psi motivator dan trainner nasional.Beliau juga menjabat sebagai ketua majelis pustaka dan informasi pimpinan wilayah muhammadiyah jawa timur.Sesuai dengan tujuan workshop, beliau memaparkan materi tentang strategi marketing dan ppdb lembaga aisyiyah di era 4.0. Menurutnya lembaga pendidikan TK / Paud Aisyiyah jika ingin tetap eksis dan diminati masyarakat harus melakukan strategi dan bisa memasarkan sekolahnya. " Kepala sekolah harus bisa menggerakkan gurunya kesegala arah dalam rangka memasarkan lembaga TK. " Kata Mulyana.

Sementara itu kepala MI Muhammadiyah 2 Badas Luky Fajarianto memberikan apresiasi baik kepada PD IGABA kabupaten kediri. " saya merasa senang apabila MIM 2 Badas dilibatkan sebagai tuan rumah dalam seminar seperti ini, kedepannya kami siap jika dibutuhkan kembali dalam rangka memfasilitasi acara demi sinergi dan kemajuan bersama. " kata luky. Ia menambahkan bahwa sumber siswa baru di SD / MI Muhammadiyah salah satunya berasal dari TK Aisyiyah, "jika lembaga TK membutuhkan sesuatu kamipun siap membantu dengan senang hati. " imbuhnya





Mimda Cyber Learning, Inovasi MIM 2 Badas di Awal Semester Genap


Sudah pasti ada menu baru di madrasah ini, sesuai dengan brand nya " Madrasah Inovatif " tentunya ada beragam inovasi yang dilakukan. Mulai dari kurikulum, sarana pra sarana, tenaga pendidik, manajemen, bahkan hampir setiap tahun selalu ada yang baru dimadrasah ini. Seperti hal nya yang satu ini, di awal semester genap ini MIM 2 Badas sedang melakukan ujicoba dan buiding system pembelajaran berbasis online.Kamis(16/01/2020)

Sudah tidak asing ditelinga kita, hampir segala lini kehidupan masyarakat saat ini serba online. Mulia dari belanja, makan, cari ojek, nonton tv, dan lain sebagainya. Mayoritas mereka memanfaatkan android berupa HP untuk menjelajahi dunia maya serta berbisnis. Melihat fenomena diatas, MIM 2 Badas sebagai satu - satunya madrasah inovatif di Kabupaten Kediri bergegas menyusun sebuah sistem belajar berbasis online. Hal ini digagas oleh Luky Fajarianto Kepala MIM 2 Badas bersama tim saat diwawancarai oleh tim Mimda beberapa hari yang lalu. 

" Beberapa bulan yang lalu kami mendapat laporan dari beberapa walimurid yang mengatakan bahwa anaknya mulai kecanduan bermain HP, hal tersebut membawa dampak negatif diantaranya malas belajar, malah ibadah, dan malah bantu orangtua. Melihat kasus tersebut kami berfikir bagaimana agar HP ini menjadi media belajar anak - anak dirumah minimal bisa mengurangi dampak negatif seperti yang disampaikan walimurid. " kata luky 

Pada Awal januari 2020 akhirnya digagaslah sebuah program inovatif baru di MIM 2 Badas yakni Mimda Cyber Learning atau pembelajaran online. Berbasis whatsaap group yang memiliki daya tampung lebih dari 200 member, dimanfaatkan untuk membuat kelas online didamping walikelas selaku admin. Materi disampaikan oleh guru berupa text, gambar, video atau audio . Juga bisa berupa link sumber materi yang telah disiapkan sebagai materi ajar. Diakhir sesi anak - anak diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan yang nantinya akan dijawab oleh guru serta teman lainnya. 

Sedangkan untuk memberikan tes atau ujian, menggunakan fasilitas aplikasi quizizz. Melalui  aplikasi tersebut guru dapat membuat instrumen ulangan harian ataupun tugas dengan design layaknya sebuah kuis online. Dalam seminggu dijadwalkan pembelajaran online dilakukan 2 sampai 3 kali. yaitu pada pukul 19.30 wib. Program pembelajaran online ini rencananya akan dilaunching pada bulan februari mendatang, direncanakan penerapannya dikelas 4,5, dan 6

Bentuk Apresiasi dan Perkuat Sinergitas TK Mitra , Mimda Badas Adakan Workshop Pendidikan




Saat ini kita tengah berada dalam pusaran arus digitalisasi yang merupakan salah satu ciri khas Era revolusi Industri 4.0. Perkembangan teknologi informasi  seolah tak terbendung bagaikan arus medan magnet yang besar. Bagitupula dengan dunia pendidikan, sudah sepatutnya mengikuti perkembangan tersebut agar tidak mejadi lembaga yang tertinggal bahkan ditinggal oleh konsumennya. Berkaitan dengan hal tersebut Mimda badas menggas acara workshop pendidikan dengan tema manajemen branding & marketing lembaga era 4.0 yang digelar di meeting room Marwah tirta & resto 2, Sabtu(14/12/2019).

Acara ini diikuti sebanyak 35 peserta yang merupakan Kepala dan Guru  dari sembilan TK Mitra Mimda Badas. Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian  Mimda badas dalam membangun mitra dengan lembaga TK. " Kami berharap dengan kegiatan ini , sinergitas antara Mimda dengan TK MItra semakin erat dan semakin berkembang serta mutualisme," kata luky saat membuka acara tersebut. 

Luky Fajarianto selaku kepala Mimda Badas memberikan wawasan kepada seluruh peserta tentang pentingnya manjamen branding dan marketing, terlebih di era saat ini. Lembaga pendidikan yang mampu membranding dan memasarkan akan semakin berkembang , sebaliknya lembaga yang hanya pasrah dan tak berbuat apa - apa akan tersiingkirkan dari pangsa pasar. Bagaimana kita memanage branding dan marketing sekolah kita ? 

Kita mulai dari menganalisis lembaga kita. Kita cermati lembaga kita ibarat mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki, dari depan , belakang, kanan, kiri, atas dan bawah. Hasil pengamatan tersebut tuangakn dalam bentuk analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats ). Setelah itu susunlah sebuah rancangan design lembaga kita kedepannya seperti apa, tentukan goal target selama 4 tahun kedepan.

Langkah berikutnya design rancangan identitas lembaga kita yaitu nama, logo, tagline, dan colour branding. Semuanya harus dibuat menarik dan memiliki daya magnet agar konsumen penasaran dan tertarik. Berikutnya posisikan lembaga kita, bedakan dengan lembaga lain, serta belikan jaminan mutu yang terbaik.  Tak cukup itu saja, layanan prima menjadi kewajiban untuk dibudayakan dilembaga. Semakin tinggi layanan yang kita berikan maka semakin tinggi pula kepuasan konsumen. Dan yang terakhir adalah dengan marketing yang baik yaitu mengoptimalkan media sosial dan membangun relasi.

Usai menerima wawasan melalui paparan yang disampaikan oleh Kepala Mimda Badas, Seluruh peserta merasa senang dan mantab. Ditambah suguhan makan siang yang telah dipersiapkan lengkapi kepuasan hari ini. "  Terima kasih atas ilmunya yg sangat bermanfaat bagi kami, dan terima kasih juga atas jamuannya, Bener  bener  siraman rohani dan jasmani . " kata Indah Wahyuni salah satu peserta dari Paud Aisyiyah 1 Canggu.



Tingkatkan Kompetensi Guru, MIM 2 Badas Gelar Workshop Kata Si Guru


Sejumlah dua puluh satu guru dan karyawan MI Muhammadiyah 2 Badas tengah antusias mengikuti workshop. Kegiatan yang bertempat di Marwah tirta and resto 1 ini digelar selama satu hari. Bertujuan untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki guru agar mampu berfungsi dengan baik dan maksimal dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada anak - anak,,Selasa (10/12/2019).

Diawal acara Drs.Mulyono,M.Pd selaku ketua majelis dikdasmen PDM kabupaten Kediri  memberikan ilmu dan wawasannya kepada  jajaran peserta dengan tema kompetensi kepribadian guru Muhammadiyah. Diantaranya memiliki jiwa Al Maun, Amar ma'ruf nahi munkar, dan menjalankan perannya sebagai guru. Ada lima peran seorang guru yaitu sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pelatih, dan administrator kelas.

" Satu hal penting di era kecanggihan teknologi saat ini, siswa  mampu belajar sendiri mencari pengetahuan melalui google dan internet bahkan kadang melampaui guru, Agar tidak terlindas akan hal itu maka seorang guru dituntut harus mampu memberikan pendidikan karakter dan akhlaq karena kedua pendidikan tersebut hanya mampu diberikan oleh seorang guru melalui pendidikan secara langsung. " tutur beliau mengakhiri sesinya.

Di sesi kedua Kepala MIM 2 Badas Luky Fajarianto melanjutkan estafet pemateri dengan tema empat kompetensi seorang guru. Kompetensi kepribadian, sosial, pedagogik, dan profesional. Kompetensi kepribadian tidak terlalu dijelaskan karena diawal sesi sudah disampaikan. Kompetensi sosial merupakan kemampuan seorang guru dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan siswa, guru lain, atasan , dan walimurid. Sedangkan kompetensi pedagodik merupakan kemampuan dan wawasan  tentang pendidikan dan pengajaran yang telah didapat dibangku kuliah. sedangkan kompetensi profesional menitikberatkan pada berjalannya tupoksi seorang guru dan pengembangan diri.

Pengawas madrasah kecamatan badas Drs.Mahfud Sunaryo,M.Pd.I ikut serta memberika materi tentang teknik, metode, dan model pembelajaran. " Dalam sebuah pembelajaran sudah wajib hukumnya bagi seorang guru untuk merancang model dan metode yang baik pula. " kata pak mahfud. Sebuah kelas akan terasa hidup dan aktif apabila metode dan model yang diterapkan sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak, sebaliknya kelas akan pasif dan murid pesimis apabila guru salah dalam memilih metode dan model pembelajarn.