Selamat Datang di Official Website MI Muhammadiyah 2 Badas - Kediri - Jawa Timur

Senyum Membawa Berkah dan Kebahagiaan

Foto Dokumentasi Murid Kelas Ahmad Dahlan memberikan senyuman diawal pembelajaran daring

Agama Islam mengajarkan kepada kita untuk senantiasa menampakkan wajah ceria setiap bertemu orang lain, terlebih terhadap saudara sesama muslim. Sejatinya, senyum merupakan sesuatu yang mulia di sisi Allah. Bahkan, senyum bisa menjadi ibadah yang mudah untuk dilakukan.

Sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :

«تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ»

“Senyummu di depan saudaramu, adalah sedekah bagimu” (Sahih, H.R. Tirmidzi no 1956).

Sudah disebutkan dalam hadits diatas bahwa apabila kita tersenyum dihadapan saudara kita, maka bisa dikategorikan telah melakukan sedekah paling ringan yang diperhitungkan oleh Allah SWT.  Secara otomatis sedekah termasuk bisa mendatangkan pahala kebaikan bagi yang bersedekah. Jadi ada nilai sedekah dalam setiap senyuman yang terpancar dari wajah kita.

Kebiasaan senyum adalah salah satu teladan dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam yang patut kita ikuti.  Karena senyum memuat banyak motivasi bijak. Untuk itu mari biasakan menjadi pribadi yang murah senyum kepada setiap orang  dalam segala kondisi, baik di saat kondisi senang maupun susah. 

Sebagai seorang pendidikan maupun orangtua, sudah sepantasnya kita mengajari putra-putri kita agar terbiasa tersenyum. Seperti anak anak kelas satu Ahmad Dahlan yang hari ini mengawali belajar nya dengan senyuman. Meskipun sedang belajar dari rumah , namun semangat mereka terlihat dari setiap senyuman yang diberikan. 


Penulis ; Laily Mubarokatin Ma'ani


Masyarakat Mulai Abai Protokol Kesehatan, Satgas Covid19 MIMDA " Angel Temen Tuturanmu "

sumber gambar : https://www.ayosemarang.com/read/2020/03/29/54423/kartun-gag-tak-pakai-masker-pemain-dapat-kartu-merah

Semua orang mulai dari anak - anak hingga dewasa terlebih orang tua, dari kalangan pekerja lapangan hingga kantoran, dari rakyat jelata hingga pejabat istana. Semuanya memiliki satu harapan yang sama, yakni pandemi segera berakhir dan hidup normal kembali.Saya Sering sekali mendengar curhatan anak,ibu-ibu, bapak-bapak, rekan kerja  bermacam - macam dalam mensikapi situasi ditengah pandemi ini. Mulai dari yang daring, luring,quota internet,kesulitan ekonomi, tidak  bisa kemana mana, kebosanan, gak bisa pengajian, anggaran dipangkas,dan lain sebagainya.

Wajar, Kita belum pernah berhadapn dengan situasi seperti ini sebelumnya.Lalu kita harus bagimana   ? Harapan kita sama yakni segera berakhir pandemi ini dan hidup normal kembali. Lalu ? Yuk tingkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Musibah ini datangnya Dari Allah, bisa juga musibah bisa juga ujian bagi orang - orang  yang beriman. Percayalah, Kita pasti bisa melawatinya. Allah tidak akan menguji suatu kaum diluar kemampuan kaum itu sendiri. Tingkatkan ibadah kita,minta pertolongan hanya kepada Allah SWT jangan yang lain. Insya Allah pasti ditolong oleh Allah.. 

Selanjutnya, Islam mengajari kita untuk bersabar. Sabar menghadapi musibah atau ujian ini.Bersabar menghadapi masalah dan kesulitan2 yang tengah dihadapi. Dengan bersabar Insya Allah akan ada jalan keluar ,solusi terbaik disetiap permasalahan. Juga, perbanyak shodaqoh meski dalam situasi sulit apapun. Insya Allah bisa menjauhkan kita dari balak.

Yang tak kalah penting selain berdoa adalah ikhtiyar . Doa saja tidak cukup ,tanpa ikhtiyar yang istiqomah. Virus ini belum ditemukan vaksinnya, disiplin menerapkan protokol kesehatan adalah salah satu ikhtiyar terbaik kita. Biasakan mulai dari diri kita sendiri,Pakai masker, jaga jarak, biasakan cuci tangan dengan bersih, hindari kontak fisik dg orang lain, dan hindari bepergian terutama ke daerah yang masih termasuk dalam zona merah.

Tapi, rasanaya tidak nyaman dan begah melakukan ini semua. Buat apa kita gitu2 amat toh disekeliling kita banyak kok yang hidup normal- normal saja. Husss...jangan ngawur, Anda belum tau bagaimana rasanya tenaga medis berjuang pake hazmat. Coba tanya yg mereka rasakan seperti apa.

Eh, tapi ada lho yang mengatakan covid19 ini konspirasi, bisnis cari untung, dan sebaginya . Biarkan saja, saya tidak mau ikutan yang kayak gitu, su'udzon itu namanya. Kalau kita mikirnya kayak gitu justru hati kita makin tidak tenang, makin nggrundel,pegel mangkel dan akhirnya gak mau peduli lagi dengan situasi ini. Hati - hati  bisa masuk kategori fitnah, Astaghfirullah.

Bahkan ada juga lho,yang petentang petenteng sok tau. Disini lo sudah biasa, gak pake masker - maskeran , banyak acara juga sudah biasa melakukan tanpa protokol tersebut. Mau ngapain aja udah biasa. Malah kalau kamu datang kesini pake masker itu aneh, seperti makhluk dari planet mana gitu. Juga tidak  ada kok yang kena covid. waduhh,malah berabe ini.

Jangan tiru2 yang seperti itu, bukan ikhtiyar itu namanya tapi Ndablek.Bahasa kerennya sekarang "Angel temen tuturanmu ". Wajarlah mereka begitu, mungkin belum begitu paham akan resiko dan bahaya nya.Orang yang seperti itu perlu kita edukasi, jangan malah di buly.

Jadi ,teman-teman,anak - anak, Bapak dan ibu sekalian.Mari kita sama-sama beriktiyar dengan maksimal agar pandemi ini segera berakhir . Agar kita bisa berkatifitas dg normal kembali,bisa beribadah dan berpengajian dg khusu'. Supaya anak - anak kita  bisa merasakan duduk dibangku madrasah kembali. Dan jangan lupa panjatkan do'a setiap waktu. Minta kepada Allah agar segara mengangkat wabah dari bumi ini. 

Penulis : Luky Fajarianto


Wujudkan Pembelajaran Efektif Dan Menyenangkan, MIM2Badas Luncurkan Program Inovatifnya

Foto Kepala MIM 2 Badas Luky Fajarianto,S.Pd memberikan materi parenting 
 
Dalam rangka meningkatkan pembelajaran di rumah yang efektif dan menyenengkan, MI Muhammadiyah 2 Badas menyusun beberapa kebijakan pembelajaran di masa pandemi. Hal ini disampaikan langsung oleh kepala madrasah dalam kegiatan parenting walimurid yang dilaksanakan sejak tanggal 13 juli 2020 kemarin. Bertempat di Aula GPM, kegiatan ini diikuti sebanyak 340 walimurid dari seluruh kelas yang dilaksanakn secara bergelombang / shift. Setiap harinya ada sekitar 50 hingga 60 peserta yang terbagi dalam dua shift. Sesuai jadwal, kegiatan ini dilaksanakan selama enam hari,senin s/d sabtu(13 - 18 Juli 2020).

Kepala MIM 2 Badas Luky Fajarianto menyampaikan bahwa tahun ajaran ini anak - anak dari kelas 1 hingga kelas 6 masih melaksanakan kegiatan belajar di rumah (BDR). Hal ini berdasarkan instruksi dari Kementrian Agama Kab.Kediri dimana seluruh madrasah dilarang menggelar kelas tatap muka hingga ada pemberitahuan selanjutnya. " sampai saat ini larangan pemerintah untuk menggelar kelas tatap muka di madrasah masih belum dicabut, dengan demikian seluruh murid mim2badas tetap belajar dari rumah sampai ada informasi berikutnya." Kata Luky 

Ia menambahkan, guna mewujudkan  pembelajaran di rumah yang efektif  dan menyenangkan maka madrasah telah menyusun beberapa program inovatifnya. Diantaranya, teknik pembelajaran secara daring dan luring yang dikembangkan dengan  beberapa jenis  program menarik lainnya. " Sejak bulan maret kemarin anak - anak belajar secara teratur melalui aplikasi whatsapp grup (WAG), namun lama kelamaan terjadi ketidakefektifan lantaran mereka mulai jenuh, sehingga kami harus menyusun beberapa variasi media dan metode pembelajaran seperi kelas virtual, games,video pembelajaran, dan kegiatan yang bersifat refreshing. " Imbuhnya
Dokumentasi kegiatan parenting sosialisasi pembelajaran dari rumah (BDR)

Video pembelajaran berupa rekaman pembelajaran guru dan  animasi materi pembelajaran. Materi tersebut kami susun menggunakan aplikasi pengolah video grafis dan disajikan melalui youtube ataupun WAG. Sedangkan kelas virtualnya kami gunakan aplikasi zoom cloud meeting dimana mampu menyediakan fasilitas video converence hingga ratusan siswa. Selain itu, MIM 2 Badas juga memiliki satu aplikasi video interaktif berisi materi lengkap pelajaran bahasa inggris produk dari global book berbasis national geographic learning (NGL). 

Kegiatan tambahan yang bersifat motivasi dan refreshing juga tengah kami susun sebagai menu pelengkap dalam menunjang pembelajaran di era pandemi. Kunjungan ke rumah siswa (Home Visit ) yang dilakukan oleh guru kelas sebulan sekali dengan mengunjungi rumah murid dikelasnya, diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi anak - anak dan orangtua. Madrasah juga menyiapkan satu ruang khusus di lantai satu GPM, yang akan melayani konsultasi walimurid berkenaan dengan kendala atau permasalahan yang dihadapi selama BDR. 


Persiapkan Tahun Ajaran Baru, MIM 2 Badas Gelar Recharging Kompetensi GTK

 Foto peserta sedang serius menyimak presentasi Dr.Mulyana,Az secara daring

Sebagai upaya mempersiapkan tahun ajaran baru yang akan dimulai 13 juli 2020 mendatang, MI Muhammadiyah 2 Badas menggelar recharging kompetensi guru dan karyawan. Acara yang diikuti 20 peserta ini dilaksanakan secara semi daring di ruang siti walidah. Dr.Mulyana,Az selaku narasumber menyampaikan materi secara daring melalui aplikasi zoom, sedangkan peserta menyimak melalui tampilan layar projector didepan kelas.Selasa,(7/07/2020) 

Mengambil tema Kreatifitas mendesign pembelajaran bermakna dalam mempersiapkan tahun ajaran baru 2020/2021,Pak Mulyana mengajak seluruh peserta bersiap diri menghadapi tahun ajaran baru dengan penuh semangat dan dedikasi tinggi. " Meskipun pembelajaran masih dilaksanakan secara daring, namun semangat anak - anak belajar tidak boleh luntur, untuk itu suasana belajar dirumah harus ditata agar membahagiakan bagi  peserta didik maupun  orangtua." tegas beliau. 

Ia Menambahkan untuk menciptakan suasana belajar tersebut, guru harus berinovasi dan berkreasi menciptakan pembalajaran yang kreatif. Salah satunya dengan  memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Whatsapp grup,rumah belajar,google formulir, youtube,zoom dan masih banyak aplikasi yang bisa digunakan. Selanjtunya, "pembelajaran ditekankan pada aspek kecakapan hidup, disesuaikan dengan minat dan kondisi anak, serta berikan motivasi bagi peserta didik meskipun dari jarak jauh, dengan demikian kegiatan belajar dirumah akan terasa enjoy dan membahagiakan " imbuhnya

Luky Fajarianto Kepala MIM 2 Badas mengatakan bahwa acara yang digelar hari ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan rapat kerja selama tiga hari kedepan. Dengan adanya acara ini, diharapkan guru dan karyawan memiliki wawasan dan keterampilan dalam mempersipakan tahun ajaran baru besok. "Alhamdulillah hari ini bapak ibu guru dapat banyak wawasan dari pak mul, selanjutnya besok akan dijadikan bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja dan kurikulum tahun ajaran 2020/2021."kata luky.

Ia juga menambahkan, selama tiga bulan terakhir guru dan siswa disibukkan dengan rutinitas belajar berbasis whatsapp grup (WAG) yang didalamnya penuh dengan penugasan dan teks pelajaran." Rupanya hal ini menjadikan kebosanan baik dikalangan siswa maupun guru, untuk itulah pembelajaran di tahun ajaran baru besok harus didesign sedemikian rupa agar terasa menyenangkan dan efektif, dengan demikian tujuan pembelajaran bisa tercapai meskpiun dalam masa pandemi covid-19" imbuhnya. 

Baru lima hari dilauncing, Mimda mart Bagikan Paket Keberkahan





 Foto penyaluran paket sembako mimda mart berbagi dan berkah box MMQ

Sore ini Tim mimda mart bersama dengan laziz Mim 2 Badas serta Muhammadiyah Markaz Qurani (MMQ) membagikan paket sembako dan nasi kotak ke sejumlah warga. Bantuan tersebut disalurkan kepada walimurid dan warga kurang mampu di sekitar Desa Sekoto ,Langenharjo, dan Bringin. Jum'at(19/06/2020)


Paket sembako tersebut berupa bahan makanan pokok seperti beras,mie,minyak goreng,dan kecap. Dengan nominal  Rp.50.000,-  per paket, mimda mart mampu menyiapkan 27 bungkus paket sembako. Selain itu, setiap paketnya ditambah dengan nasi kotak dari program berkah box MMQ.  

Paket tersebut selanjutnya dibagikan ke sejumlah walimurid yang membutuhkan bantuan. Sebanyak  22 walimurid MIM2Badas dan  5 Walimurid TK Aisyiyah IV sekoto menjadi sasaran penyaluran bantuan. Mengingat jumlahnya masih terbatas, maka pemerimaan bantuan kali ini difokuskan untuk warga dan walimurid miskin yang kemarin belum menerima bantuan dari MCCC Badas. 
Foto paket sembako dan nasi kotak berkah box siap disalurkan
Sementara itu paket berkah box dari MMQ juga disalurkan bersamaan dg penyaluran diatas. Sejumlah 45  nasi kotak selesai di salurkan ke sejumlah walimurid,  masyarakat dan jamaah masjid al ittihad.

Direktur MMQ sekaligus Pembina dari Mimda mart Dhika Raharja menyampaikan terimakasih kepada seluruh donatur baik program berkah box maupun laziz. " Alhamdulillah program bantuan mimda mart berbagi dan berkah box telah selesai kami salurkan, terimakasih sedalamnya untuk para donatur ,saya berdoa semoga apa yg anda keluarkan saat ini akan dibalas  oleh Allah SWT dengan sebaik baiknya balasan.Aamiin." kata ustadz Dhika.

Ia menambahkan Sesuai dengan mottonya, belanja hemat dan berkah. Mimda mart mengajak pembeli selain belanja hemat karena harganya terjangkau, juga meraih keberkahan dari setiap rupiah yang dikeluarkan. " Karena laba dari hasil penjualan tersebut, disisihkan sekian persen untuk kegiatan sosial semacam ini. Renaca kedepan, kegiatan bakti sosial seperti ini akan terus digelar secara periodik dan bergantian" imbuhnya

Foto Tim Mimda mart berbagi sedang menata paket sembako yang akan disalurkan

Meski Tak Bisa Wisuda, Murid MIM 2 Badas Lulus Dengan Prestasi Membanggakan


 Foto Nayla bersama temannya saat menerima reward dari walikelas enam
Meski gagal menggelar prosesi wisuda, namun lulusan MIM 2 Badas  tahun ini terbaik prestasinya. Puluhan prestasi berhasil mereka raih selama tiga tahun terakhir. Prestasi tersebut bervariasi, mulai tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional. Hal ini disampaikan oleh Yusi Ekovita koordinator bina prestasi mim2badas melalui akun whatsappnya. " Alhamdulillah meski lulusan tahun ini tak bisa  wisuda, namun mereka tergolong anak - anak yang berprestasi dan membanggakan kami para guru di MIM 2 Badas." kata yusi saat diwawancarai Redaksi MIM2Badas.com.Rabu(17/06/2020)

Ia menambahkan, 15 dari 37 anak atau 40 persen lulusan tahun ini prestasinya cukup bagus. "2 Tropy tingkat desa, 4 Tropy tingkat kecamatan, 9 tropy kabupaten, 4 tingkat provinsi, dan 1 tingkat nasional serta 10 anak berprestasi bidang tahfidzul qur'an juz 30." tambahnya.Berikut data rekapitulasi perolehan prestasi siswa kelas VI tiga tahun terakhir (2017-2020)
Data perolehan prestasi lulusan mim 2 badas selama tiga tahun terakhir

Diantara nama tersebut, Pratiwi Dyah Ayu Kusuma merupakan lulusan dengan daftar prestasi terbanyak. Pildacil, mendongeng, bercerita,dan puisi merupakan bidang prestasinya. Salah satu prestasi yg berhasil menembus tingkat Regional Jawa adalah lomba bercerita yang digelar oleh Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah 2018 silam. Pratiwi berhasil meraih juara dua dalam kompetisi yg digelar di Auditorium Umsida tersebut. Selain itu, pratiwi juga berhasil menuntaskan program tahfidzul qur'an juz 30 dengan baik. " Saya sangat bangga bisa bersekolah di MIM 2 Badas, karena didikan guru - guru MIM2 , saya bisa berprestasi seperti sekarang ini." kata pratiwi melalui akun whatsappnya.
Foto pratiwi bersama Lukman Hendriyanto Guru Pembimbingnya saat ikuti lomba mendongeng

Dimas Nino salah satu lulusan berprestasi yang berhasil mengharumkan MIM 2 Badas diskala nasional. Melalui ajang National Robotic Competition yang digelar oleh dinas kominfo kota kediri 2017 silam, ia bersama tim berhasil meraih juara harapan 1 kategori robot maze solving. Selain itu, dua tahun berturut - turut (2018-2019) melalui kompetisi Islamic Education Award (IEA) ia juga berhasil membawa tropy juara 1 dan 2 tingkat kabupaten kediri dan jawa Timur.

Berikut ungkapan dimas saat diwawancarai oleh redaksi mim2badas.com melalui Whatsapp. " Terimakasih bapak ibu guru MIM2Badas,Doa setulus hati kupanjatkan untuk madrasahku tercinta" ungkap dimas.
Foto Dimas sebelah kiri , Syarif Misbah sebelah kanan denagn prestasi diajang IEA 2019

Berikutnya adalah Nadinatasya Bilqis Ummu Khumairah. Lulusan yang akarab disapa nadin ini tergolong unik dan pantang menyerah. Berbagai even perlombaan dari tjngkat kecamatan hingga provinsi berulang kali ia ikuti. Namun tak jarang dari beberapa even tersebut belum mendapatkan hasil. Meskipun demikian, ia selalu tersenyum dan tidak pernah menyerah untuk mengikuti even berikutnya. Semangatnya mulai membuahkan hasil tatkala ia memasuki kelas empat, 2 tropi tingkat kecamatan, 1 tropy tingkat kabupaten , dan 1 tingkat provinsi berhasil ia borong dalam waktu 3 tahun. Bidang prestasi yg diperolehnya hampir sama dengan pratiwi, ia juga berhasil menuntaskan program tahfidzul qur'an juz 30.

Uangkapan bahagia tertulis melalui akun Whatsapp nadin kepada  salah satu guru pembinananya." Saat masih TK saya pemalu, jangankan ikut lomba, tampil didepan saja saya dak berani,Alhamdulillah semenjak di MIM 2 Badas saya menjadi berani dan Percaya diri, terimakasih guru MIM2 Badas." kata nadin
 Foto Kiri Pratiwi Dyah Ayu Kusuma, Kanan Nadinatasaya Bilqis Ummu Khumairah

Any Tasya walimurid nadin menyampaikan kesannya kepada MIM 2 Badas. " Sebagai walimurid Mimda saya bangga dan senang menitipkan anak saya belajar disana, karena dibimbing guru - guru yang hebat sehingga anak saya menjadi percaya diri. " ungkap any melalui akun whatsappnya

Ibu dari pratiwi juga memberikan kesannya kepada MIM 2 Badas melalui akun whatsapp." Terimaksih depada MIM 2 Badas, semoga senantiasa diberkahi kebaikan oleh Allah SWT.Ammin "ungkapnya.

Tak Dihadiri Orangtua Apalagi Memakai Toga, Pelulusan Kelas VI MIM 2 Badas Berlangsung Sangat Sederhana


 Dokumentasi acara pengumuman kelas enam MIM2Badas
 
Suasana berbeda tampak didalam Aula bangunan lantai 2 MIM 2 Badas pagi ini. Tak ada pernak pernik hiasan wisuda, apalagi barisan toga. Setiap anak duduk di bangku kelas dan berjarak minimal satu meter. Itulah yang dialami 37 murid kelas enam Saat mengikuti kegiatan pengumuman kelulusan pagi ini.Senin(15/06/2020)

Didampingi dua walikelas enam, setiap peserta wajib mengenakan masker dan  mengikuti acara pelulusan secara  sederhana.Orang tua pun tak diperkenankan hadir , mengingat tempat yang terbatas karena mengikuti protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Citrawati Agustina,Kaur Kurikulum yang  bertugas memandu kegiatan pagi ini segera memulai acaranya. Diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Walikelas VI Trianis Suharnanik dan Elmi Nurrohmah. Kedua Walikelas tersebut berpesan agar anak anak senantiasa semangat dalama belajar serta istiqomah ibadahanya. " Meskipun tahun ini kita tidak gelar wisuda, namun kalian tidak boleh putus asa, bersemangatlah belajar dibangku selanjutnya." kata Elmi Nurrohmah

Acara dilanjutkan dengan penyerahan tropy dan hadiah bagi sepuluh anak yang memperoleh nilai tertinggi serta telah menghafal Al Qur'an minimal juz 30. " Alhamdulillah, Terimakasih  Bu Elmi dan Bu Nanaik yang telah membimbing kami dalam belajar dan menghafalkan Al Qur'an ,semoga Allah Membalas dengan kebaikan.Aamiin" kata Nayla salah satu siswa berprestasi.

 
 Foto Nayla saat menerima hadiah dari walikelasnya
 
Acara yang ditunggu - tunggu telah tiba, yakni pengumuman kelulusan murid kelas Enam. Sebanyak tiga puluh tujuh anak memperhatikan surat keputusan kepala madrasah yang dibacakan oleh Kaur Kurikulumum. Alhamdulillah seluruh Murid kelas VI Tahun ini lulus 100 %. Sontak semuanya bersyukur dan mengucap hamdalah bersama.

Diakhir acara, kepala MI Muhammadiyah 2 Badas memberikan sambutan. Dalam sambutanya ia meminta maaf kepada anak anak kelas VI lantaran tak bisa menggelar wisuda." Saya mewakili Bapak Ibu guru MIM 2 Badas minta maaf, tahun ini anak - anak kelas VI tak bisa mengenakan Toga dan gelar wisuda karena kondisi pandemi covid-19 yang tak kunjung reda." Tutur Luky

Usai acara ditutup, anak - anak bersabar menunggu panggilan untuk melakukan cap tiga jari dan penyerahan rapot serta surat keterangan lulus. Semua berharap, pandemi ini segera berakhir dan bisa kembali normal melakukan belajar dan kegiatan seperti sediakala.