Selamat Datang di Official Website MI Muhammadiyah 2 Badas - Kediri - Jawa Timur

Lima Kunci Untuk menjadi Kader yang Militan


Untuk menjadi Kader yang militan, Kucinya hanya satu kata yaitu Paksa. Hal ini disampaikan oleh Ustad Marlan Salim ketika memberikan ceramah dalam acara Kajian Islam Ilmiah.Sabtu(9/03/2019).Kajian yang bertempat di ruang kelas 3B itu dihadiri seluruh guru dan karyawan serta pimpinan MIM 2 Badas. Selain itu hadir pula bebrapa guru dan warga masyarakat sekitar Madrasah.

Dalam Kajian ini Ustad Marlan Salim menyampaikan bahwa kunci untuk menjadi Kader yang militan ada lima. Kunci pertama diawali kata P - Praying  yaang berarti sholat serta Berdoa . Jika solatnya baik maka semua akan baik termasuk permasalahan - permasalahan  yg dihadapi akan terurai dan terselesaikan. Sholat juga merupakan doa,doa menjadi jalan untuk harapan kita kepada Allah SWT.Doa boleh sederhana tapi harus yang banyak.koleksi bermacam macam doa unt mengabulkan harapan kita kepada Allah.

Kedua adalah A- attitude yang berarti Akhlaq Kepribadian. Rosullulloh menjadi kiblat keteladanan akhlaqul karimah.Seorang kader yang militan wajib memiliki karakter atau kepribadian yang baik apalagi di era saat ini.

Kunci ketiga adalah K- Knowledge yang berarti Pengetahuan. Sebagai  pendidik jangan sampai berhenti belajar atau Long life education. Semua Pengetahuan juga sesuaikan dg perkembangan zaman,IT saat ini sudah menjamur memjadi kebutuhan utama jangan sampai pendidik ketinggalan dg muridnya.Saat ini gunakan IT dalam dunia pendidikan

Kunci keempat adalah S-Skill yaitu keterampilan.Seorang pemimpin ( Kepala keluarga,persyarikatan,Madrasah )harus memiliki keterampilan. Keterampilan atau keahlian harus dimiliki terlebih seorang guru. Wajib memiliki keteranpilan mengajar. Ketika guru mengajar dg keterampilan yg kurang maka yg terjadi adalah muridnya jenuh.

Dan kunci yang kelima adalah A- Action yaitu aksinya dimasyarakat dan dipersyarikatan.Semakin banyak pengetahuan dan pengalaman yg dimiliki,maka seseorang itu akan lebih bisa diterima oleh Masyarakat karena  bisa mengargai perbedaan.

INFO LAINNYA